ALD merupakan penyakit keturunan yang diakibatkan kerusakan kromosom X (sehingga penderita penyakit ini sebagian besar adalah laki-laki). Kerusakan ini menyebabkan tidak terbentuknya protein yang terlibat dalam metabolisme asam lemak tertentu sehingga akan terbentuk gumpalan lemak yang merusak lapisan myelin yang melindungi sel saraf. Penderita ALD akan mengalami kehilangan penglihatan, lemah otot, kerusakan otak yang semakin lama semakin parah, kemudian meninggal. Biasanya penderita diterapi dengan translpantasi bone marrow, namun jenis pengobatan ini sangat beresiko, 20-30% pasien akan meninggal atau mengalami komplikasi yang parah. Dan transplantasi ini hanya akan efektif jika donor bone marrow berasal dari saudara kandung. Pengobatan ALD menggunakan terapi gen dengan pengantar gen berupa virus AIDS ini berhasil untuk pertama kalinya!
Patrick Aubourg, seorang peneliti dari French Biomedical Agency, dan University Paris-Descartes bersama peneliti lain di Perancis dan Jerman. Mencoba terapi dengan gen terapi virus AIDS pada dua orang anak berusia 7 tahun yang menderita ALD yang tidak menemukan donor bone marrow yang cocok. Mereka mengambil sel darah dari masing-masing anak dan memasukkan virus HIV yang telah dimodifikasi sehingga tidak berbahaya. Di dalam virus HIV termodifikasi itu dimasukkan gen yang mengekspresikan protein yang memetabolisme lemak. Gen tersebut kemudian akan bersatu dengan DNA dalam darah pasien. Ketika sel darah pasien tersebut diinjeksikan ke dalam tubuh lagi, maka sel-sel tersebut akan menghasilkan protein-protein pemecah asam lemak yang sebelumnya tidak dihasilkan oleh pasien ALD.
Pada awalnya, setelah terapi gen, bagian otak yang menunjukkan kerusakan myelin masih terus memburuk hari ke hari. Hal ini disebabkan sel-sel darah yang dimodifikasi dengan pemasukan virus HIV pembawa gen penyembuh tadi belum bermigrasi ke bagian otak. Namun setelah 14 hingga 16 bulan, otak pasien mulai stabil dan mengalami peningkatan. Salah satu pasien menjalani tes IQ non-verbal, dan pasien yang lain mengalami penurunan indera penglihatan. Namun hasil tes IQ non-verbal dari kedua pasien itu tidak drop secara dramatis sebagaimana pasien ALD yang tidak diterapi.
Berita di atas menunjukkan bahwa ternyata virus HIV yang selama ini kita anggap selalu berbahaya ternyata justru bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit yang tak kalah mematikan. Para peneliti akan melakukan penelitaian lebih lanjut tentang potensi virus HIV sebagai pengantar gen untuk gen terapi penyakit degeneratif.
Referensi:
Jocelyn Kaiser, Gene Therapy Halts Brain Disease in Two Boys, ScienceNOW Daily News,5 November 2009.
Wikipedia, Adrenoleukodystrophy. Accesed date January 5th 2010.
foto:/jameslogancourier.org

Pendahuluan
Bilangan prima merupakan suatu bilangan yang dapat dikatakan antik, karena sulit kita tentukan suatu deret yang akan menghasilkan bilangan prima. Dalam situs wikipedia disebutkan definisi dari bilangan prima, yaitu “bilangan prima adalah bilangan asli yang lebih besar dari 1, yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri.” sebagai contoh misalkan bilangan 2, bilangan ini hanya mempunyai dua faktor yaitu 1 dan 2. Sepuluh bilangan prima yang pertama adalah 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23 dan 29. sedangkan bilangan yang tidak termasuk bilangan prima dinamakan bilangan komposit.
Algoritma Mencari Bilangan Prima
Algoritma dalam mencari bilangan prima ada banyak sekali, namun dalam paper ini kita hanya akan membahas 3 algoritma saja.
- Algoritma yang pertama adalah sebagai berikut:
- Start
- Read N
- iJum = 0
- for i:=1 to N do
- if ( N mod i = 0) then
- iJum++
- end if
- end for
- if (iJum = 2) then return true
- else return false
- finish
Algoritma diatas nilai kompleksitasnya adalah 3n+4 termasuk O(n) atau linear time
- Algoritma yang kedua adalah:
- Start
- Read N
- iJum = 0
- for i:=2 to (N-1) do
- if (N mod i == 0)
- iJum++
- end if
- end for
- if (iJum=2) then return true
- else return false
- end if
- finish
Algoritma diatas nilai kompleksitasnya adalah 3n-2 termasuk O(n) atau linear time.
- Algoritma yang ketiga adalah:
- Start
- Read N
- bPrima = true
- for i:=2 to ( sqrt(N) ) do
- if (N mod i == 0)
- bPrima = false
- break
- end if
- end for
- return bPrima
- finish
Algoritma diatas nilai kompleksitasnya adalah termasuk O( ).
fungsi mencari waktu running
Bila kita melihat nilai kompleksitas dari masing-masing algoritma diatas maka algoritma yang ketiga terlihat lebih sedikit memakan waktu running. Untuk lebih jelasnya akan kita coba membuat program dengan menggunakan bahasa Java.
Fungsi yang digunakan untuk mendapatkan waktu running proses adalah
long startTime = System.currentTimeMillis();
--- kode program yang akan dites ---;
long endTime = System.currentTimeMillis();
spesifikasi hardware dan software
Spesifikasi komputer dan software yang digunakan adalah sebagai berikut:
- Sistem operasi : Microsoft Windows Vista
- Prosesor : Intel Core Duo CPU T2350 (@ 1,86 Ghz)
- Memory : 1014 MB
- Versi Java : Java 6 update 14
- Editor : JCreator v 3.50
Metode Pengujian
Dalam pengujian kali ini kita akan sedikit merubah alur algoritma diatas. Algoritma tersebut akan kita gunakan sebagai suatu method untuk mengecek apakah bilangan N adalah bilangan prima atau bukan. Pada program kali ini kita akan mencari bilangan prima antara 1 hingga M, dengan asumsi M = 5000 (1<= M <=5000).
Pengujian untuk setiap algoritma akan kita lakukan sebanyak 3 kali dan kita ambil rata-rata waktu running yang dibutuhkan.
Contoh program yang akan digunakan sebagai penguji adalah sebagai berikut:
public class BilPrima_1
{
boolean isPrime(int n)
{
int i, iJum = 0;
for(i=1;i<=n;i++) if(n%i==0) iJum++; if (iJum==2) return true; else return false; } public static void main(String[] args) { int i; int m; BilPrima_1 obj = new BilPrima_1(); m = 5000; long startTime = System.currentTimeMillis(); for(i=1;i<=m;i++) if(obj.isPrime(i)) System.out.print(i+" "); long endTime = System.currentTimeMillis(); System.out.println("\nWaktu Eksekusi = "+(endTime-startTime)+" ms"); } }
Pengujian
- Algoritma pertama
Program yang digunakan adalah sebagai berikut
public class BilPrima_1
{
boolean isPrime(int n)
{
int i, iJum = 0;
for(i=1;i<=n;i++) if(n%i==0) iJum++; if (iJum==2) return true; else return false; } public static void main(String[] args) { int i; int m; BilPrima_1 obj = new BilPrima_1(); m = 5000; long startTime = System.currentTimeMillis(); for(i=1;i<=m;i++) if(obj.isPrime(i)) System.out.print(i+" "); long endTime = System.currentTimeMillis(); System.out.println("\nWaktu Eksekusi = "+(endTime-startTime)+" ms"); } }Hasil pengujian adalah seperti dalam tabel dibawah ini:
Pengujian ke- Hasil running time (ms) Ke-1 140 Ke-2 140 Ke-3 141 Rata-rata 140,33 - Algoritma kedua
Program yang digunakan adalah sebagai berikut
public class BilPrima_2
{
boolean isPrime(int n)
{
int i, iJum = 0;
for(i=2;i<=n-1;i++) if(n%i==0) iJum++; if (iJum==2) return true; else return false; } public static void main(String[] args) { int i; int m; BilPrima_1 obj = new BilPrima_1(); m = 5000; long startTime = System.currentTimeMillis(); for(i=1;i<=m;i++) if(obj.isPrime(i)) System.out.print(i+" "); long endTime = System.currentTimeMillis(); System.out.println("\nWaktu Eksekusi = "+(endTime-startTime)+" ms"); } }Hasil pengujian adalah seperti dalam tabel dibawah ini:
Pengujian ke- Hasil running time (ms) Ke-1 140 Ke-2 140 Ke-3 140 Rata-rata 140 - Algoritma ketiga
Program yang digunakan adalah sebagai berikut
public class BilPrima_3
{
boolean isPrime(int n)
{
int i;
boolean bPrime = true;
for(i=2;i<=Math.sqrt(n);i++) if(n%i==0) { bPrime = false; break; } return bPrime; } public static void main(String[] args) { int i; int m; BilPrima_1 obj = new BilPrima_1(); m = 5000; long startTime = System.currentTimeMillis(); for(i=1;i<=m;i++) if(obj.isPrime(i)) System.out.print(i+" "); long endTime = System.currentTimeMillis(); System.out.println("\nWaktu Eksekusi = "+(endTime-startTime)+" ms"); } }Hasil pengujian adalah seperti dalam tabel dibawah ini:
Pengujian ke- Hasil running time (ms) Ke-1 141 Ke-2 140 Ke-3 141 Rata-rata 140,66
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengujian diatas terlihat perbedaan yang terjadi tidak terlalu signifikan, karena berdasar time complexity ketiga algoritma tersebut adalah sama O(n).
Daftar Pusaka
- www.wikipedia.com
- Java Manual

“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.”[QS. Al-Mukminun (23): 5-7].
“Wahai sekalian para pemuda, barangsiapa di antara kamu yang mempunyai kemampuan hendaklah segera menikah, karena menikah itu lebih menundukkan mata dan lebih menjaga kehormatan diri. Dan barangsiapa yang belum mampu hendaklah berpuasa, karena puasa itu dapat membentenginya.”[Muttafaq Alaih].
Nah, sekarang…. marilah kita bahas tentang onani. Selamat mengikuti….
Apa itu Onani?
Terminologi onani atau masturbasi dapat diartikan sebagai aktivitas menyentuh, meraba, memainkan, merangsang bagian tubuh (misalnya: alat kelamin) dengan tujuan untuk memuaskan hasrat seksual dirinya sendiri (autoerotism). Adapun istilah masturbasi biasa digunakan untuk mengartikan onani yang biasa dilakukan oleh kaum wanita. Istilah lain untuk onani adalah “swalayan”, melancap (bahasa Malaysia), istimna (bahasa Arab).
Bagaimana Onani itu Bermula?
Konon menurut Alkitab, tepatnya dalam Kejadian 38:6-10, hikayat, riwayat, kisah, atau sejarah Onani berasal dari seseorang bernama Onan yang sedang gelisah. Ia disuruh ayahnya, Yehuda, untuk menikahi janda almarhum kakaknya. Onan merasa keberatan karena ia yakin bahwa anak yang lahir akan dianggap sebagai keturunan kakaknya. Maka, Onan kemudian memutuskan untuk menumpahkan spermanya di luar tubuh janda tersebut setiap kali mereka berhubungan seksual, bukan di dalam vagina. Dengan cara itu, janda kakaknya tidak akan hamil. Namun, cara itu harus berakhir tragis karena ternyata membuat Tuhan murka dan Onan mati.
Berapa kali “idealnya” beronani dalam seminggu?
Tidak ada “harga normal” atau pedoman untuk onani, namun ada yang menyebutkan biasanya onani dilakukan 3-5 kali dalam seminggu, pendapat ini kurang kami setujui karena memang tidak didukung referensi yang kuat dan valid. Disarankan untuk sama sekali TIDAK beronani dalam seminggu, mengingat hampir tidak ada manfaat onani, kecuali pemuasan hasrat seksual semata.
Bagaimana Cara Menghentikan Kebiasaan Onani?
Kami memiliki beberapa tips efektif untuk menghentikan kebiasaan onani, seperti:
1. Awali dengan berdoa, memohon dan bertaubat kepada Allah, untuk berhenti dari onani selamanya.
2. Harus memiliki tekad, kemauan, dan motivasi yang kuat dari diri sendiri.
3. Terapkan sistem “reward and punishment” yang tegas dan disiplin untuk diri sendiri. Misalnya: jika satu hari saya tidak beronani, maka saya akan “menghadiahi diri sendiri” dengan membeli es krim yang lezat atau berjalan-jalan ke pantai. Jika saya beronani satu kali saja, saya harus “menghukum diri sendiri” dengan membaca satu buku tentnag ilmu pengetahuan.
4. Katakan TIDAK pada ONANI dan SEX sebelum MENIKAH!!!
5. Hendaknya tidak sering menyendiri, melamun, atau menonton film yang “membangkitkan gairah”.
6. Bergaullah dengan orang-orang yang alim, cerdas, sholeh, beriman, bertakwa. Hindarilah lingkungan pergaulan yang membawa Anda menuju “lembah maksiat” atau “dunia hitam”.
7. Perbanyaklah beribadah sesuai dengan agama dan keyakinan Anda. Jika Anda beragama Islam, maka seringlah berpuasa sunah, sholat berjamaah, sholat malam, berzikir, membaca Alquran, dsb.
8. Jika Anda “hobi beronani”, berhati-hatilah atau waspadalah dengan kanker prostat! Sebab, hasil riset yang dilakukan oleh Universitas Nottingham Inggris, menyatakan bahwa pria berusia antara 20-30 tahun yang “gemar beronani” memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker prostat. Juga, Sebanyak 34% atau 146 dari 431 orang yang terkena kanker prostat sering melakukan onani mulai usia 20 tahun. Sekadar tambahan, kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di kelenjar prostat, disebabkan karena sel prostat bermutasi dan mulai berkembang di luar kendali.
9. Sibukkanlah diri Anda dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat, misalnya: berolahraga, pecinta alam, membaca buku, menulis, bernyanyi, memasak, berkebun, dsb.
10. Ingatlah bahwa hukum onani adalah haram, dan onani itu merupakan “zina tangan”.
11. Hindari bergaul dengan teman atau sahabat yang juga “hobi beronani”. Sebab seseorang itu dapat dinilai; salah satunya dengan siapa (saja) ia bergaul.
12. Mandilah secepat mungkin. Hindari untuk berlama-lama di kamar mandi.
13. Hindari melihat tontonan, tayangan, gambar, video, yang “syur”, “aduhai”, atau porno, baik di internet, televisi, VCD, DVD, dsb. Hindari juga “bacaan dewasa”, “kisah panas”, atau “bumbu-bumbu seksual”, kecuali Anda sudah menikah dan akan melakukan hubungan seks.
14. Perbanyak aktivitas fisik, terutama jika sedang stres atau diri Anda sedang dalam keadaan tertekan.
15. Lakukan semua hal, aktivitas, atau kegiatan yang Anda sukai, sepanjang tidak melanggar aturan agama dan norma.
16. Temukan, kembangkan, dan salurkan semua bakat, hobi, dan kreativitas Anda semaksimal mungkin.
17. Sadarilah bahwa onani hanya akan menghabiskan energi dan waktu Anda yang sebenarnya dapat Anda gunakan untuk melakukan hal-hal lainnya yang bermanfaat.
Oh iya, ada satu hal lagi yang perlu Dimas ketahui… . kami belum menemukan referensi yang mengatakan bahwa kebanyakan onani itu menghambat pertumbuhan. Yang mungkin terjadi adalah, energi yang seharusnya untuk tumbuh kembang tubuhmu kahirnya habis sia-sia hanya untuk beronani. Jelas bahwa tidak ada hubungan antara frekuensi beronani dengan tingkat petumbuhan.
Demikian penjelasan kami, semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum wr.wb.
Dr. Dito Anurogo
Penulis buku dan ebook
Konsultan kesehatan di www.netsains.com
Penemu Hematopsikiatri dan Medicopomology
foto:tymask.wordpress.com
Jawabannya mudah: Untuk membantu pengguna Ubuntu yang baru pindah dari platform Windows :-)
Pertanyaan yang lebih spesifik mungkin adalah : “Kenapa sampeyan juga ingin desktop seperti Windows ?”
ah, yang ini jawabannya adalah :
(1) Karena saya bisa melakukannya : Ubuntu / Linux bisa dimodifikasi secara ekstrim oleh kita. Sangat fleksibel. Dan menurut saya, di platform Linux, maka tampilan seperti Windows adalah salah satu ekstrimitas yang paling ekstrim yang bisa kita temui :D
(2) Ingin membuat bingung orang lain : saya menggunakan Laptop Macbook,
yang kemudian saya pasangi Ubuntu 9.10 (ya, Mac OS nya saya hapus dari laptop),
dan lalu saya pasangi theme Windows XP
Yang melihat laptop saya pasti kemudian bakalan pusing – Ini Windows XP ?? atau Mac OS X ???
Eh, ternyata Ubuntu / Linux tho ?? :D
Ingin iseng seperti saya juga ? Caranya mudah sekali :
1. Klik URL berikut ini : http://ubuntu.online02.com/node/14
2. Download paket theme yang ada disitu : http://ubuntu.online02.com/files/XP_Gnome.tar.gz
3. Extract, dan lalu jalankan script InstallXpGnome.sh
Selesai ! Gampang sekali ya ?
Nah kini Anda juga bisa membuat bingung orang lain seperti saya.

Siapa nyana bahwa kita kini bisa bercakap-cakap langsung dan saling menatap dengan orang yang berjarak ribuan mil jauhnya? Atau turis bisa berkunjung ke angkasa luar?
Seabad silam, dekade 1910, sejumlah teknologi baru juga banyak ditemukan dan menjadi terobosan dasar semua kecanggihan yang kita alami hari ini, mulai dari bidang kimia hingga transportasi.
Dekade pertama tahun 1900 adalah saat dimana banyak penemu melanjutkan penelitiannya dan meraih puncak prestasi. Saat itu sejumlah rumah pertama kali menikmati jaringa listrik dengan peranti-peranti elektronik canggih di masanya.
Vakum cleaner, mesin cuci, mulai menghiasai sejumlah keluarga. Telepon juga teknologi anyar yang menjad komoditas di kalangan keluarga Amerika. DI bidang transortasi, muncul balon Zeppelin dan Wright Bersaudara memulai debut penerbangan dengan pesawat Kitty Hawik pada 1903. Henry Ford memperkenalkan model T sebagai landmark mobil pada tahun 1908, terobosan yang membuat mobil bisa diproduksi secara massal untuk pertama kalinya.
Bidang kimia juga mencetak terobosan di tahun 1910. Mulai dari penggunaan gas pada sistem refrigerator listrik pertama dan unit air conditioning (AC), oleh George Claude asal Perancis.
Temuan lain yang juga sangat berpengaruh hingga seabad setelahnya adalah eskalator, teh celup, kopi instat, silet cukup sekali pakai, dan banyak lagi.
Dunia telah mengalami modernisasi pada dekade 1910, namun ada juga temuan yang belum dianggap sempurna oleh penemunya. Atau masih banyak problem keseharian yang belum ditemukan solusinya. Misalnya, kaum perempuan masih harus mengalami rasa sakit menggunakan korset hingga tahun 1913, sebelum ditemukan korset modern yang jauh lebih praktis. Atau kaum lelaki masih disibukkan denga kancing di celana mereka, ketika belum ditemukan retsleting. Retsleting sendiri memicu munculnya temuan baru ketika menyebabkan luka di saat memakainya, yakni band aid alias tensoplas, tujuh tahun kemudian.
Itulah sekilas aneka temuan baru di dekade 1910 lampau. Bagaimana dengan 2010 kini? Akankah sejumlah kecanggihan teknologi kembali membuat kita takjub atas semua kemudahan yang dihadirkan di keseharian kita. Sudah tentu. Kita tunggu saja.
Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.
foto:img2.allposters.com/

Mengapa zaman Renaisance dianggap sebagai zaman keemasan di dunia barat? Secara bersambung akan dibahas perkembangan dan sejarahnya.
Sejarah kebudayaan modern saat ini yang dipimpin Amerika dan Eropa, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, berawal dari kota-kota di Italia selatan dan sebagian Prancis pada tahun 1300 M.
Kota-kota pelopor itu tidak berada di bawah pengawasan raja, bangsawan ataupun pihak gereja seperti yang lazim terjadi pada kota-kota lain di Eropa pada saat itu. Mereka otonom. Bebas. Dan mereka menyebut diri mereka “komuni.”
Komuni-komuni itu begitu makmur. Mereka berkelimpahan dengan daya imajinasi dan rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Sejak semua wilayah mereka adalah wilayah perdagangan. Poin itu makin mendorong pertukaran ide dan gagasan, harta, barang-barang kuno, dan buku-buku penting. Saat itu, gengsi untuk disebut orang yang berbudaya adalah sama pentingnya dengan gengsi untuk disebut sebagai orang kaya.
Para ilmuwannya belajar dengan giat, orang kayanya rajin berburu naskah-naskah kuno peninggalan Yunani dan Romawi. Mereka menerjemahkan buku-buku dari peradaban Islam dan mengupayakan dunia pendidikan untuk menghidupkan peradaban Yunani dan Romawi Kuno. Kita mengenal saat-saat yang bergairah itu sebagai masa Renaissance.
Bersambung ke bagian 2.
foto:.leftfield-online.co.uk
KOMPAS.com - Gerhana bulan sebagian diperkirakan terjadi pada malam pergantian tahun 2009 ke tahun 2010. Gerhana bulan sebagian ini akan terjadi Jumat (1/1/2010) sekitar pukul 00.15 dan mencapai puncaknya pada pukul 02.22.
Peristiwa ini akan menyebabkan air laut pasang di beberapa wilayah, seperti Jakarta. Akibatnya, apabila malam itu turun hujan lebat, banjir akan terjadi.
Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim pada Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaludin, Selasa (29/12/2009) di Jakarta, menyatakan, gerhana bulan sebagian di wilayah Indonesia bagian barat dapat dilihat pada 1 Januari 2010 mulai dari pukul 01.53 sampai 02.53.
Pada 15 Januari 2010 juga akan terjadi gerhana matahari cincin yang juga merupakan gerhana matahari sebagian.
Secara terpisah, Kepala Subbidang Informasi Meteorologi pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Jatmiko menyataka n, saat gerhana bulan sebagian terjadi, wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan akan diguyur hujan lebat mulai dari siang hingga malam atau dini hari.
Adapun wilayah Indonesia lainnya, berdasarkan prakiraan mingguan BMKG yang berlaku mulai dari 29 Desember 2009 hingga 4 Januari 2010, akan diguyur hujan ringan dan sedang.

*Kuchizusamu MERODII ga omoidasasete kureru
(Back in the Days)
MEMORII wa doremo kagayaite bakari iru (So)
You gotta remember ima mo yume no kakera wo te ni
Ano goro no you ni (Come on!)
Hikari hanatsu shounen no HAATO
“Shourai no yume” no ran ni kaita ano goro no ore kara nannen hetta?
Genjitsu to risou no hazama yuraida jounetsu no honoo mo kiekakatta
Chotto matta! Cho, chotto matta !!
Shoubu wa korekara sa hatta! Hatta!
Akirameta jitende GEEMU OOBAA
Genjou wokono tede kiri hirakou ka
Oboete imasu ka? Mukashi wa tashika
Kasukana kibou ni zenryoku wo dashita
Ashita no tame ni ikiteimashita
Sono kimochi dokka wasurete nai ka?
Seishun ni kigen nante nai tankyuushin ni nen wa kankei naito omou yo
Datte sou daro?
We wanna make the dream come true
Tsumari...
Saka sou saka sou saka sou jounetsu no hana wo saka sou
Saka sou saka sou saka sou...
*Repeat
“Itsuka kitto kitto kitto ore mo...” tte
BOOttoshiteru to kitto de owaruzo
Mujaki na yuuki furishibotte doushin no netsu wo yobi okose
Shounen kara seinen to the chuunen ima da mokka nanika ni muchuu de
Kagayaite iru hou ga sou, kakkouii jan
like challenger da YEAH!!
“Kodomo kara otona wa dokkara?” Nante kangaeteru
Ore docchi da??
Itsukara ka shakai no kara no naka
Toji kago tte chiisaku mato matte naika?
Kagami no naka no omae ni tou
“Madamada konna mon ja nai darou”
Yume no katachi wa henkashite itemo kagayakeru hazu na no sa itsudemo
Sagasou sagasou sagasou yume no kakera wo sagasou
Sagasou sagasou sagasou
*Repeat
(Rap)
Nani wo shitara ii? Nani ga dekiru kono boku ni?
Yaritai koto ga wakara nai
I believe there’s never too late
Hajimeru no ni kitto osoi wa nai
Kanousei wa sousa mugendai
Ashita wo kaeteku chikara wa sou kimi shidai
Dakara sagasou saka sou jounetsu no hana wo saka sou
*Repeat
